Cinta Itu Tidak Buta, Cinta Itu Memahami

​Mungkin yang sering banyak kita dengar ada ungkapan yang mengatakan Cinta Itu Buta, lalu mengapa saya mengatakan hal yang berbeda yaitu Cinta Itu Tidak Buta, Cinta itu Memahami.

Ungkapan ini saya alami secara pribadi, dan mungkin bisa kita renungkan bersama, Cinta itu buta dikarenakan mencintai sesuatu tanpa melihat sekitarnya, tanpa memperhatikan yang lainnya dan hanya terpaku atas apa yang sudah dicintainya, hingga yang disekitarnya merasa terganggu, merasa khawatir. ​

Tapi bila kita mau sedikit merenung.. sesungguhnya hal itu ada baiknya diarahkan..  Mencintai hanya Satu Kepada Allah maka yang lain akan mencintai kita.  Dan mengapa saya mengatakan Cinta itu tidak buta dan cinta itu memahami, bila kita mencintai segala sesuatu atas keridhaan Allah SWT maka kita akan diterangkan atau dipertegas mana yang baik buat kita dan mana yang sudah dipilihkan oleh-Nya buat diri kita. Dan Cinta itu memahami adalah.. dalam mencintai segala sesuatu kita juga harus paham, tanda-tanda yang telah Allah firmankan didalam ayat -ayat maupun tanda-tanda didalam kehidupan kita. Yang akhirnya kita tidak melawan nkrma-norma yang berlaku hingga tidak merugikan atau membuat khawatir  orang lain disekitar kita.

Bila kita simak ayat dibawah ini, sesungguhnya sangat jelas tanda-tanda yang Allah berikan buat kita, dan hal ini sangat saya rasakan dalam mengarungi bahtera rumah tangga, mulai dari saya memilih pasangan hidup sampai saya menjalani kehidupan bersama istri.

Ar-Rum Ayat 21

 

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya : “Dan di antara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” [Ar-Rum 21].

Maha Benar Allah atas Segala Firman-Nya.

4 Tahun lalu, aku memberanikan diri untuk meminang seorang wanita yang saya pilih untuk menjadi Istri saya, teman hidup saya untuk membangun Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah…

Wanita ini sepenuhnya belum saya kenal secara kepribadiannya, baik kebiasaannya maupun apa yang dia suka. Namun saya tergerak untuk memberanikan diri untuk melamar dan meminangnya.

Genap 4 tahun hari ini saya mengarungi bahtera Rumah tangga bersama Istri, kebahagian, duka, cita kita lewati bersama. Tidak mudah seperti masak air dan tidak semulus landasan pacu pesawat terbang pastinya…

Tapi kami berdua mencoba melaluinya secara bersama-sama dengan memegang teguh keyakinan kita, kalau kita bisa melaluinya bersama. Karena kita juga yakin Allah selalu memberikan Jalan buat hamba-Nya yang selalu Ingat kepada-Nya.

Hari demi hari

Minggu demi minggu

Bulan demi bulan

Tahun demi tahun

Kita telah melewatinya berdua, peningkatan demi peningkatan mulai terasa, sifat dan karakter mulai bisa saling dipahami, kelemahan dan kelebihan saling kita lengkapi bersama. 

Banyak hikmah yang bisa kami ambil dari perjalanan bahtera rumah tangga yang kami bangun bersama, dari banyak rencana yang kita buat, namun Allah berkendak lain.. Allah punya rencana lain yang lebih baik buat kita berdua.

Kami bersyukur… 

Atas apa yang telah Allah tunjukkan, Allah berikan dan Allah kabulkan dari segala apa yang kami panjatkan dalam setiap do’a kami.

Semoga kedepannya kelak kami berdua senantiasa selalu didalam rahmat pertolongan dan Perlindungan Allah SWT.. dan tetap selalu mensyukuri atas segala nikmat yang telah Allah limpahkan kepada kami berdua. Amin YRA.

Terima kasih Mimih yang sudah sabar, perhatian dan selalu mendampingi babah dalam keadaan suka maupun duka…

Semoga catatan kecil ini, juga bisa memberi manfaat bagi saudara-saudaraku yang lainnya…

[Sidoarjo,07042017]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s