[KayabuResto] Cita Rasa Nusantara dengan Berbagai Bumbu khas.

Masakan Indonesia adalah salah satu tradisi kuliner yang paling kaya di dunia, dan penuh dengan cita rasa yang kuat.

Masakan Indonesia merentang dari Sabang sampai Merauke. Rasanya pun beragam, mulai dari yang bercita rasa asam pedas, pedas, manis, hingga kaya rempah.

sam_0164.jpg

Kekayaan jenis masakannya merupakan cermin keberagaman budaya dan tradisi Nusantara yang terdiri dari sekitar 6.000 pulau berpenghuni, dan menempati peran penting dalam budaya nasional Indonesia secara umum.

Hampir seluruh masakan Indonesia kaya dengan bumbu berasal dari rempah-rempah seperti kemiri, cabai, temu kunci, lengkuas, jahe, kencur, kunyit, kelapa dan gula aren dengan diikuti penggunaan teknik-teknik memasak menurut bahan, dan tradisi-adat yang terdapat pula pengaruh melalui perdagangan yang berasal seperti dari India, Tiongkok, Timur Tengah, dan Eropa.

Pada dasarnya tidak ada satu bentuk tunggal “masakan Indonesia”, tetapi lebih kepada, keanekaragaman masakan daerah yang dipengaruhi secara lokal oleh kebudayaan Indonesia serta pengaruh asing. Sebagai contoh, beras yang diolah menjadi nasi putih, ketupat atau lontong (beras yang dikukus) sebagai makanan pokok bagi mayoritas penduduk Indonesia, namun untuk bagian timur lebih umum dikonsumsi sagu, jagung, singkong, dan ubi jalar. Bentuk penyajian umum sebagian besar makanan Indonesia terdiri atas makanan pokok dengan lauk-pauk berupa daging, ikan atau sayur di sisi piring.

Kali ini saya mencoba salah satu Restauran yang menjunjung tinggi cita rasa masakan Indonesia dengan bumbu – bumbu khas Nusantara, restaurant ini terletak di jalan sukowati, Ubud – Bali yaitu “Kayabu Resto”.

Disini saya mencoba beberapa menu yang diolah dan dihidangkan oleh “Chef Hans” di restauran ini.

Ada hidangan Terong Balado, dari aroma dan tekturnya saja sudah membuat saya untuk menyatapnya. Ada bebek, ayam goreng, ikan kakap, ikan bandeng, udang disajikan dimeja.

Aromanya membuat perut makin lapar dan ingin segera disantap. Tidak seperti biasanya bila saya dihidangkan beberapa masakan, tampilannya menarik namun aromanya tidak tercium oleh hidung saya. Namun hidangan yang disajikan di Kayabu Resto ini benar-benar tercium aroma bumbu yg tersajikan didepan saya.

sam_0137.jpg

Satu persatu hidangan yang disajikan saya coba, mulai dari terong balado yg memang kesukaan saya, ternyata… mulai dari terongnya, sampai dengan bumbu dan rasa tidak lagi diragukan, tektur terong tidak hancur dan perpaduan bumbunya benar-benar berani hingga menciptakan rasa yang benar-benar sedap dilidah saya. Setengah piring terong balado saya sikat habis..

Dan saya mencoba dengan hidangan lainnya.. bagi saya kalau menilai masakan cukup dilihat dari rasa sayur yang diolah dan dihidangkan, bila sayur itu dimasak dengan enak sudah barang tentu masakan yang lainnya juga enak.

Ternyata benar adanya, hidangan yg lainnya benar-benar kaya dengan bumbu dan diolah dengan pas oleh Chef Hans.

Sedikit perbincangan saya dengan chef Hans, yang membuat dan mengolah semua masakan di restauran ini. Beliau mengatakan, masakan yang dihidangkan dimasak dengan air, mengurangi pemakaian minyak untuk masakannya untuk menjaga kesehatan disaat makan. Dan untuk bumbu Chef hans sangat berani dan tidak mengurangi cita rasa dari tempat masakan asalnya.

Chef hans yang pernah bekerja di hongkong dan Los Angeles ini mengaku beliau lebih senang membuat hidangan Ala Nusantara, karena beraneka ragam bumbu dalam 1 (satu) masakan bisa menciptakan berbagai perbedaan. Seperti halnya “Sayur Asem” setiap daerah di Indonesia, membuat sayur Asem maka isi dan Rasa dari Sayur ini memiliki khasnya masing-masing. Jadi 1 masakan bisa dibuat menjadi 10-20 macam jenis Sayur Asem tegas Chef Hans yang juga memfavoritkan Sayur Asem sebagai menu yang akan dia pilih saat berkeliling Indonesia.

Dan memang hidangan yang Ada di Kayabu Resto ini benar-benar berani bumbu dan dimasak sesuai dengan rasa Asli dari daerah asal masakan tersebut.

Dan yang luar biasanya dari tempat ini, ada satu hidangan yang biasanya hanya ada di bulan Ramadhan, yaitu Kolak. Menu yg menjadi tradisi saat berbuka puasa. Di restoran ini nenyediakan kolak setiap harinya. Sepanjang tahun tanpa menunggu bulan (puasa) Ramadhan.

Kolaknya yang ada ditempat ini juga enak dan super mantab, karena rasanya pas banget tidak terlalu manis dan pas dengan isi dari kolak ini yaitu pisang, ubi dan kolang kaling. Kalian harus coba kolak ditempat ini selain hidangan yang ada di Menu Kayabu Resto ini.

Namun sayangnya saya tidak sempat bertemu dwngan pemilik tempat ini yang juga memiliki galleri ukir dan pahat dari kayu yang ada di sebelah restoran ini.

Karena bagi saya restaurant baru saja dibuka tanggal 29 September 2016 ini benar-benar luar biasa. Beda dengan restauran lainnya yg juga mengangkat tagline Masakan Indonesia, tapi bumbunya tidak terasa. Sudah harga dibanderol mahal namun mengurangi rasa yang seharusnya tetap terjaga.


Saya berani merekomendasikan tempat ini buat teman-teman yang mungkin sempat berkunjung ke Pulau Dewata. Apalagi kalau jalan ke daerah ubud bisa langsung merapat ketempat yang satu ini. [11102016/BB]

#KayabuResto

Iklan

2 thoughts on “[KayabuResto] Cita Rasa Nusantara dengan Berbagai Bumbu khas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s