Sidang yang sangat istimewa hingga menghilangkan kasus besar lainnya.

Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun… 

Waktu yang cukup lama dalam sebuah kasus yang tidak pernah usai dipertontonkan dimata publik. Mulai dari kasus korupsi, teroris, pengedaran Narkoba hingga pembunuhan. 

Namun disayangkan tidak ada satupun kasus2 besar yang merugikan Negara bisa sampai tuntas di bahas dimeja pengadilan. Tapi untuk kasus teroris selalu cepat diputuskan lewat penyergapan dan terbunuh saat penyergapan tanpa lewat persidangan, kasus Narkoba yang dilakukan oleh Warga Negara Asing juga selesai dengan cepat leqat ketuk palu dipersidangan dwngan hukuman mati, namun kasus Korupsi yang melibatkan pejabat publik, kasus pembunuhan Mahasiswa Trisakti, dan kasus lainnya yang berkaitan dengan pejabat publik sampai saat ini terkesan hilang dari pemberitaan Media. Sudah sampai mana persidangan tersebut..? Siapa pelakunya..? Entah seperti apa yang sebenarnya terjadi didalam persidangan..? Tidak diungkit dan diperpanjang beritanya, ya mungkin sudah turun ratingnya oleh mata media dan tidak ada untungnya bagi media mengikuti pemberitaan tersebut.

Karena saat ini ada pemberitaan yang lebih menarik dan ratingnya sangat tinggi pastinya akan sangat menguntungkan bagi media yang mengambil kesempatan dari isu yang lagi berkembang dan bisa mengambil keuntungan material dari iklan yang masuk.. 

Itu pendapat saya yang paling gampang saya sampaikan dari sebuah Acara atau liputan yang lagi maraknya diberitakan oleh Media dinegeri ini. Bangsa ini cukup disuguhkan oleh acara Sinetron, acara pencari bakat yang sampai tengah malam acaranya sampai dengan liputan langsung Persidangan kasus pembunuhan wanita yang meninggal usai menyeruput es kopi Vietnam di sebuah tempat minum kopi di salah satu Mall besar di Jakarta.

Sebuah sidang yang begitu Istimewa di Negeri ini.. berjam-jam siaran langsung ini ditayangkan dibeberapa media di Negeri ini, hingga menghadirkan para-para pakar untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Mulai dari membahas dari detail bukti-bukti, motif pembunuhan hingga masalah penempatan tanaman Hias yang kesannya menghalangi CCTV di tempat kejadian pembunuhan tersebut.

Sudah ada ahli dan para pakar yang dihadirkan, dari dalam negeri sampai dengan luar Negeri yang ikut membahas kasus pembunuhan ini… tapi apakah kita tahu, siapa Mirna dan Jessica hingga kasus ini ramai dan besar dimedia televisi, radio, cetak hingga media Sosial.. 

Apakah bila kasus ini bisa terungkap, sidang-sidang pembunuhan lainnya akan diberlakukan sama oleh media, seperti kasus pembunuhan Trisakti, kasus Tragedi 27 juli, kasus korupsi dan kasus lainnya yang pernah terjafi jauh sebelum kasus Pembunahan Mirna ini.

Atau tayangan ini memang dibuat ileh kepentingan besar agar permasalahan yang besar di Negeri ini tidak diketahui oleh publik, hingga pembuatan kebijakan bisa dengan mudahnya mengeluarkan keputusan tanpa ragu dan pusing mendengar kicauan masyarakatnya yang akan menjadi gelombang besar bila hal2 tertentu sampai dikonsumsi oleh publik.

Saat ini, mau berharap dengan media agar bisa melakukan kerja-kerjanya dengan independent tanpa berpihak oleh kelompok tertentu, menjadi hal yang sulit, karena hampir beberapa media besar dikuasai oleh Tokoh politik dan pengusaha yang berpolitik. 

Jadi suguhannya untuk menjadi independent agak susah menilainya.

Ini adalah pendapat saya pribadi yang sudah jenuh atas pemberitaan dan tayangan yang jauh dari manfaat dan namun sangat manfaat buat pengusaha media mendapat keuntungan dari iklan yg masuk.

Saya harap masyarakat bisa lebih dewasa dan berpikir lebih maju dari tayangan dan acara-acara yang benar-benar ada manfaatnya.

Semoga opini kekesalan ini sampai terbaca oleh para pemilik media, dan dipahami oleh masyarakat luas agar bisa merubah pilihannya dalam menonton acara-acara yang disuguhkan oleh media Televisi khususnya.

Terima kasih buat yang sudah membaca..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s