Kado terbaik dari CLS untuk Surabaya

image

Penantian yang sangat panjang bagi kubu tim CLS Knights untuk menjuarai kejuaraan Basket di Indonesia, terakhir hanya mampu mengantongi posisi Runner up(2011),namun tahun ini Hadiah terbaik yang diberikan oleh Tim CLS Knights untuk kado Ulang tahun Kota Surabaya yang akan berlangsung pada tanggal 31 Mei, CLS Knights Surabaya akhirnya keluar sebagai juara Indonesia Basketball League (IBL) 2015, setelah di game ketiga final mengalahkan Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta. Bermain di Britama Arena, Jakarta, CLS menang 67-61 atas Pelita Jaya EMP, Minggu 29 Mei 2016 WIB.

Tertinggal 40-22 di kuarter kedua, Pelita Jaya perlahan mulai bangkit di kuarter ketiga. Three point Brandon Jawato dan free throw Ponsianus ‘Koming’ Indrawan, memangkas jarak Pelita Jaya dengan CLS menjadi 29-40. Koming kembali mencetak angka lewat aksi layup dan merubah kedudukan menjadi 40-31.

Akan tetapi, CLS yang tetap fokus menjaga keunggulannya tetap mampu menambah pundi angka. Three poin Mario Wuysang dan medium shoot Herman menjaga keunggulan CLS 45-31. Tambahan poin kembali dibuat Jamarr Johnson lewat layup dan tembakan bebas, CLS masih unggul 50-33.

Agresivitas permainan Pelita Jaya terus meningkat. Koming, Dwi Haryoko, dan Amin Prihantono berhasil memangkas jarak menjadi 41-52 di dua menit terakhir kuarter kedua.

Namun, usaha Pelita Jaya mengejar ketinggalannya masih belum berhasil. CLS mampu mengunci keunggulannya di kuarter ketiga, lewat tambahan dua angka dari Risky Bima, menjadi 54-51.

Memulai kuarter keempat, free throw dan layup Brandon Jawato kembali berhasil memangkas jarak Pelita Jaya menjadi 45-54. Pun dengan tembakan tiga angka Amin Prihantono, yang merubah skor menjadi 48-56.
Tensi pertandingan kian meninggi di kuarter terakhir. Sorak sorai pendukung kedua tim kian menambah seru jalannya pertandingan. Aksi under basket Koming menipiskan jarak Pelita Jaya menjadi 50-56. Pertandingan kian memanas, setelah tembakan tiga poin Brandon Jawato kembali memangkas jarak Pelita Jaya atas CLS menjadi 54-56.

Hanya tinggal berselisih dua poin saja, CLS kemudian kembali sedikit menjauh. Three point Sandy Febriansyakh masih menjaga keunggulan CLS 59-54.

Akhirnya, Tim CLS yang dipegang oleh pelatih Wahyu Widayat Jati memastikan kemenangan sekaligus keluar sebagai juara IBL 2016, setelah tembakan Febri Utomo dan Jamarr Johnson, melengkapi keunggulan 67-61.

“Believe” yang ditanamkan oleh pelatih wahyu widayat jati kepada seluruh pemainnya membuat CLS bangkit dari kekalahan di game pertama, dan berhasil merebut dua game selanjutnya untuk merebut kemenangan 2-1 dalam pertandingan best-of-three games.

Bagi CLS, gelar juara ini adalah gelar juara pertama sepanjang sejarah klub Surabaya itu sejak pertama kali terlahir 1946. Sebelumnya, prestasi terbaik mereka saat menjadi runner-up di musim 2010-11.

#BravoCLSKnights
#BravoCoachWahyu

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s