Setiap Hari Adalah Hari-mu

Jika aku dirundung duka, aku selalu mencarimu bu, tapi ketika ku dilanda suka, sering kali ku tak teringat padamu.
image

Bu, maaf yaa… Aku masih jarang banget menelponmu.

Bu, maaf yaa… Aku tidak banyak waktu mengunjungimu.

Bu, maaf yaa… Aku yang engkau sekolahkan agar pintar sering kali menganggapmu sok tahu sedang aku merasa lebih tahu.

Bu, maaf yaa… Ketika kau sibuk menasehatiku, aku sering merasa kau terlalu ingin ikut campur dengan hidupku.

Bu, maaf yaa… Jika aku jarang sekali memenuhi keinginan-keinginanmu, bahkan ketika keinginanmu terucap, aku sibuk berhitung malah kadang berpikir jika kupenuhi keinginanmu nanti uang belanjaku tidak cukup, padahal dulu tak adapun kau sanggup berhutang untuk diriku.

Bu, maaf yaa… Jika ternyata diriku telah memprioritas dirimu di level sekian setelah istri / suami dan anak kami. Padahal dulu jiwa ragamu untuk kami.

Andai 1 minggu 3 jam kami sisihkan untukmu maka kira-kira dalam 1 tahun ada 48 minggu maka 3 jam x 48 = 144 jam maka 144:24 = kurang lebih 6 hari saja dari 365 hari ( 1 tahun) waktu kami untukmu, namun ketika dirimu meratap sepi, kami seolah merasa sudah banyak memperhatikanmu.

Bu, Setiap Hari Ibu orang ramai mengucap hari ibu, sedang kehadiranmu setiap hari sering kali bak angin lalu. Kadang habis shalatpun langsung buru-buru ingat harus beraktifititas ini itu tapi lupa mendoakanmu.

Bu, setiap hari adalah perjuanganmu, maka setiap hari adalah harimu, bukan hanya hari ini. Aku telah lalai kepadamu.

Maafkan anakmu ini yaa bu…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s