Taksi oh Taksi

Taksi oh Taksi..

Beberapa saat ini Timeline sosial media ramai memberitakan tentang aksi demo para supir taksi di jakarta. Mulai dari kemacetan lalu lintas yang diakibatkan oleh aksi Demo hari ini sampai pola aksi ricuh para pendemo.
Yaa banyak komentar di jejaring sosmed yg mengutarakan, ini preman atau supir taksi yang melakukan demonstrasi.
Yang patut kita sadari, kalau urusan perut, orang berani melakukan apa saja. Ini adalah salah satu bukti kecil dikalangan kaum menengah kebawah di Negeri ini belum sejahtera.
Kehadiran taxi adalah alternatif kendaraan yang nyaman untuk ditumpangi, namun beberapa belakangan ini banyak taksi-taksi yang mengunakan “Argo Kuda” ini yang membuat penumpang yang menggunakan Taksi merasa tidak nyaman dan memilih taksi-taksi yang dianggap tidak bandel, namun nyatanya bila taksi itu tidak menggunakan Argo Kuda bentuk kenakalan lainnya adalah memutar jalan yang akhirnya argo pun menjadi bengkak. Dan itu membuat penumpangpun merasa tidak nyaman menggunakan jasa taksi tersebut.
Dan akhirnya dengan berkembangnya Teknologi, muncullah Aplikasi untuk menggunukan jasa Taksi lebih nyaman, karena kemudahan memanggil taksi dan bisa melihat estimasi biaya yg harus dibayar sampe ketujuan yang diinginkan. Ya mudah dan merasa tidak takut dengan argo yang membengkak.
Dan saat ini muncul lagi Taksi yang menggunakan mobil plat hitam dan menggunakan aplikasi, lebih nyaman, aman, cepat dan tidak sempit atau bisa menampung orang dan barang lebih banyak.
Namun hal ini membuat gerah para pengusaha taksi yang sudah berinvestasi besar-besaran. Pasti hal ini membuat persaingan makin berat untuk para pengusaha taksi. Dan kebijakan perusahaan akhirnya mengencet para supir – supir taksi tersebut yang notobene dilapangan mereka sdh banyak kehilangan penumpang yang beralih memilih taksi yang menggunakan Aplikasi.
Namun persaingan menjadi tidak sehat, karena apa yg terjadi dilapangan dikarenakan kehadiran taksi-taksi yang menggunakan Aplikasi, tanpa mereka menyadari kelemahan service yang mereka berikan serta kurangnya kontrol perusahaan taksi terhadap supir-supirnya yang nakal dan argo kuda yang sangat mencemaskan para penumpang.
Dan aksi hari ini, saya menilai sangat wajar, namun akan lebih baik bila hal ini dikoreksi terlebih dahulu di Internal perusahaan-perusahaan taksi yang merasa terganggu akan kehadiran Taksi-taksi beraplikasi.
Apapun yang terjadi para penumpang pasti akan memilih jasa transportasi yang mudah, nyaman dan hemat.
Dan Pemerintah harus bijak mengambil keputusan atas tuntutan yang dilontarkan dalam aksi hari ini. [BabahBoim, 22032016]

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s