17 Tahun Lalu…

Ketika kita ada di barisan terdepan yang sama-sama merasakan teriknya matahari, dentuman senjata dan gas air mata, kita tetap terus lantang menyuarakan penolakan atas penindasan yang ada di Negeri ini.

Sekarang semua sudah berlalu, kasus – kasus yang ada seakan hilang dan tidak lagi muncul di persidangan maupun di berita-berita.

Yang dulu lantang bersuara seakan sekarang terbungkam ketika ada penindasan dan ketidakadilan terhadap kaum yang lemah.

Kawan… Mana barisan-mu
Kawan… Mana Suara-mu

Kawan…
Masih ingat saat teman kita diculik…

Kawan…
Masih ingat saat teman kita hantan dan dipukuli hingga babak belur…

Kawan…
Masih Ingat saat teman kita ditangkap karena menyuarakan aspirasi kaum lemah…

Kawan…
Masih ingat saat teman kita tertembak dan mati dihadapan mata kita…

Kini gaya-mu sudah berbeda..
Duduk didalam gedung yang dingin, duduk di kendaraan yang mewah..

Apakah masih ada Panggilan didalam diri kalian untuk berkata yang sama seperti 17 Tahun yang lalu…?

Berjanji dan berjuang untuk kaum yang lemah…!!!
Menolak segala bentuk penindasan di Negeri ini..!!!

Yaa jaman sudah berubah kawan…

Kami tidak meminta kalian untuk turun kejalan lagi, menyampaikan suara lantang-mu…

Kami hanya butuh Hati kalian tetap sama seperti 17 tahun yang lalu…

Berfikir, Berbuat dan Bergerak bersama untuk Indonesia.

Bukan untuk Partai-Mu
Bukan Untuk Golongan-Mu
Dan Bukan untuk Kepentingan Asing

– Boim, 26 Nov 2015 –

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s