Buruh dipukul mundur…!!!

image

Yaa.. Ini kata-kata yang digunakan oleh banyak media, menanggapi aksi buruh jum’at kemarin di depan Istana.

Melihat pemberitaan ini, saya sedih akan pemberitaan yang ada di Media – media di Negeri ini. Yaa.. Mungkin dengan menggunakan kata-kata atau bahasa seperti itu bisa menjadi trending topik berita yang sedang mereka angkat.

Padahal yang patut kita sadari, Buruh bergerak kedepan istana, melakukan orasi, memajangkan tuntutan-tuntunan mereka itu agar penderitaan mereka bisa diketahui oleh Pemimpun tertinggi di bangsa ini.

Begitu banyak hal yang akan disampaikan oleh para buruh, dan sudah banyak cara yang dilakukan para  buruh, namun yang terpublikasi  yang terlihat dan yang terdengar adalah ” Aksi Buruh Didepan Istana di PUKUL MUNDUR APARAT”

Kawanku sebangsa setanah air, mungkin adik kita, kakak kita, saudara kita, ataupun kerabat dan teman2 sekitar kita adalah bagian dari mereka yang ada disana untuk menuntut aspirasi, keluhanan dan kesengsaraan karena Upah yang mereka terima tidak sesuai atau kebijakan perusahaan tempat mereka bekerja sangat menyiksa ataupun begitu banyak potongan dari gaji yang mereka terima ataupun ada hal laun yamg kita juga tidak pernah tau apa yang mereka ingin dampaikan… Karena media tidak mengangkat dan mencari tahu lebih dalam mengapa, untuk apa dan siapa yang membuat mereka harus bergerak turun ke jalan dan datang ke Istana Negara.

Melihat pemberitaan di televisi semalam, ketika para buruh bergerak untuk kembali dari aksi, kenapa ada aksi yang dilakukan oleh Aparat kepolisian memukuli kendaraan yang didalamnya ditumpangi oleh beberapa buruh didalamnya, secara membabi buta memukuli mobil tersebut dengan kayu, bambu hingga kaca mobil itu pecah, dan menusuk2kan bambu tersebut kedalam mobil yang didalamnya ada beberapa buruh…

Inikah wajah Indonesia yang sejati…

Buruh membayar pajak untuk membeli senjata dan seragam para Aparat yang sudah melakukan tindakan diluar batas.
Semalam para Buruh tidak Melawan, karena mereka sadar untuk apa mereka melawan, sementara yang mereka lawan adalah seragam yang mereka beli dari pajak yang mereka bayar, Aparat yang mereka Gaji dari pajak yang mereka bayar, dan watercanon yang juga mereka beli dari Pajak yang mereka setorkan.

Buruh juga memberikan pemasukan yang cukup besar dari setoran pajak du Negeri ini… Dan mereka sadar akan itu…

Apakah BURUH akan Diam saat mereka dipukul dan ditembaki watercanon..? Yaa mereka akan tetap Diam karena Lawan mereka bukanlah Aparat atau Watercanon yang mereka gaji dan mereka beli….

Lalu siapa Lawan mereka Sesungguhnya…?

Pasti itu yang akan kalian  tanyakan..

Ingin tahu jawabannya…?

Mereka hanya ingin Pemerintah membetikan kebijakan-kebijakan yang bisa berpihak kepada buruh.. Bukan pemilik modal, yang rata-rata pemilik modal tersebut dari Asing…
Keuntungan pemodal sangat tinggi, upah buruh memang tidak rendah, tapi potongan2 upah tersebut yang membuat mereka berteriak dan bergerak kedepan Istana.

Dan saya yakin Kawan-kawan Buruh tidak akan berhenti menyuarakan Aspirasinya… Mereka akan datang kembali ke depan Istana dengan gelombang Buruh yang lebih banyak, tidak hanya dijakarta, namun kawan Buruh-buruh didaerah akan serentak melakukan Aksi yang sama untuk mendatangi kantor perwakilan pemeruntah yang ada didaerah terdekat mereka.

( Tulisan ini saya persembahkan untuk kawan saya Alm. John Silaban yang sudah berhasil memimpin dan menyadarkan  para kawan Buruh untuk #Belajar #Berjuang dan #Berkuasa )

Memang Auranya berbeda, Semalam Kau Tidak ada disana lagi Kawan…
Kau sudah tenang di Syurga kawan…
Biarkan kami yang melanjutkan perjuangan-Mu…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s