JAzz Atas Awan

Seusai Jazz gunung dibromo, adalagi Jazz yang sensasinya lebih menantang, yaitu Jazz atas awan. Karena alunan jazz ini akan dibawakan disuhu delapan derajat celcius. Jazz atas awan ini merupakan ikhtiar masyarakat pariwisata dieng untuk mengenalkan musik jazz bagi kaum sarungan, kaum akar rumput. Acara Jazz atas awan sendiri merupakan acara penutupan dari rangkaian Dieng Culture Festival. Acara ini dinamai Jazz Atas Awan karena diadakan di kawasan pemukiman Dieng diketinggian sekitar 2.350mdpl atau dikenal dengan “Negeri diatas Awan” kalau teman2 berminat untuk hadir diacara ini tunggu update selanjutnya, tapi kalau dari sekarang teman2 bisa membiasakan diri untuk dinginnya suhu di kawasan dieng atau tunggu tanggal mainnya dan mempersiapkan jaket tebal dan sarung tangan… Biar nanti benar2 bisa menikmati suasana dingin dan alunan musik Jazz. – with miko, Dwina , bella, Ari Astri, Acho, Adi, ASLIsuroboyo, Bayu, Rama, Heri, Jimmi, Edo, anjas, Mbakchin, Indera, L., Aditya Vendy, Leo, Inge, Lusy, Heru, Oke, Edison, Kaskuff, Arief Rachmad Pakde , Yoully, Rere, Opuy, Apitasari, Vrina, Imam, Yasin, Sarkaje, joshua, El Yudith, Teguh, Rahma Utami, Visca Farilia, Mita, Rizky, danasmoro, Arif, Rully, Cak Dimas, Dimas, Wahyudi , ade, Egga, fachmi, AngeliaRebecca, andiksetiawan, Herdaningtyas, encing, D Richard, Muslimah, Edo, Sugi, Opie, Zaniesh, Mia , Tiffany, Choirul, evi, and Leonardus

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s