Kejanggalan Story Board yang memiliki AddValue

Sedikit merangkum beberapa Kejangalan Storyboard namun punya addvalue:

kalau MATA NGANTUK
tapi ANDA SIBUK
tak Sempat ngopi
AMBIL SAJA kopiko
kopi permen kopiko
… kopiko gantinya ngopi…

Apakah bisa lihat dimana letak janggalnya, dan dimana addvaluenya?
– ternyata kejanggalannya adalah dikata; Anda Sibuk, mana mungkin mata anda ngantuk, beda kalau rangkaiannya kalau anda sibuk tapi mata ngantuk itu kata yg mungkin tepat atau benar, namun krn rangkaian kata yg janggal tsb digabungkan maka kejangalan itu tertutup dan add value yg diangkatnya adalah di tagline Brandnya yaitu Kopiko gantinya ngopi, kalau lagi sibuk tidak sempat buat kopi, dan kalau mata ngantuk kebanyakan orang butuh kopi maka Kata Ambil lebih memudahkan dibandingkan kata membuat kopi. Dan kata Ambil ini juga sebenarnya janggal, seharusnya beli kopiko, selain dari kata2 yg janggal tsb, kata KOPI permen maka terlihat kata yg menonjolnya adalah kata kopinya dibanding dengan kata PERMEN kopi maka kata permennya yg akan terangkat, hal ini sangat mempengaruhi sales dari produk tersebut. Kalau permen yg diangkat maka produk ini segmentnya buat anak2, dan ibu2nya yg membeli. Namun pembeliannya akan terbatas krn anak2 tdk boleh makan permen kebanyakan. Tapi kalau kopi permen maka segment pembelinya adalah buat mereka2 yang sibuk namun tidak sempat buat kopi. Maka mereka akan stock permennya buat dikantor, buat diperjalanan dan belinya tidak akan terbatas juga dan anak – anak pun bisa mendapatkan. Permen itu ketika orangtuanya stock produk tsb.

– ingat Beras Ingat Cosmos-
– klo gantinya kopi ingat permen Kopiko –

Untuk membuat BRAND maka yg hrs diketahui adalah DNA dari produknya dan bila DNA produk tsb tidak kuat maka hrs ditambahkan Value Adding dari produk tsb. jadi sebuah Brand itu bukan hanya dengan mencari kata2 yang bagus tapi hrs memiliki DNA dan Value Adding.

Untuk usaha jasa dan kuliner banyak diantara kita merasa begitu banyak kompetitor dalam usaha tsb, padahal hal itu akan dirasakan bagi mereka yg memiliki usaha jasa atau kuliner namun mereka tidak memiliki DNA dan Addvalue atas brandnya.
Dan untuk menghadapi AFTA 2015 apakah Brand atau usaha anda saat ini sudah siap bersaing, bila anda saat ini masih merasa bahwa kompetitor diusaha sejenis sudah banyak?

Dan anda yang hari ini sudah ikut Sharing pasti merasa sangat beruntung, karena anda sudah tahu apa yg hrs anda lakukan buat usaha yg anda buat saat ini.

Ini adalah petikan yg saya dapatkan dari hasil sharing yg disampaikan oleh orang yg sdh karatan didunia Branding pak @Subiakto
At Bengawan 10 | Foodcorner
Surabaya, 13 April 2014

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s